ads here

Di Bosso, Sabriati Aziz Ungkap Pentingnya Peran Pemimpin Dukung Pendidikan Integral

advertise here
BOSSO - Bagi umumnya masyarakat di luar Sulawesi Selatan khususnya Kabupaten Luwu, boleh jadi Bosso nama yang terdengar cukup asing. Wajar saja, wilayah ini memang termasuk kawasan yang berada cukup jauh dari pusat kota.

Namun jarak tempuh yang lumayan jauh dan medan jalan yang belum mulus, tidak membuat Anggota Dewan Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOWI), Dr Sabriati Aziz, mengurungkan langkah memenuhui undangan masyarakat.

Pada Kamis (24/08/2017), Sabriati Aziz hadir di Bosso menjadi narasumber dalam acara Bincang Parenting yang digelar di Masjid Bil Ittihad, Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Acara yang dipadati sedikitnya 80 hadirin ini terlaksana atas kerja sama Pesantren Hidayatullah Bosso dan masyarakat desa Bosso.

Acara kajian parenting yang disambut antusiasi warga ini mengangkat tema "Pentingnya Sinergi antara Pendidikan Rumah dan Sekolah".

Sabriati dalam penyampainnya mengatakan sinergi pendidikan antara sekolah dan rumah merupakan 2 sisi mata uang yang tak terpisahkan, karenanya keduanya harus selalu sinergis.

"Juga penting keterlibatan pemerintah untuk memberi rasa aman dan pendidikan publik serta regulasi yang berpihak kepada keluarga," imbuh Sabriati.

Menurut Sabriati, sistem pendidikan saat ini masih mengalami disparitas dimana umumnya orangtua murid hanya mengandalkan pendidikan sekolah. Padahal di rumahlah pendidikan utama itu mestinya dikuatkan.

Hal itu terjadi dikarenakana masih minimnya kesadaran orangtua terhadap pentingnya pendidikan di rumah sebagai basis pembangunan karakter (akhlak atau adab).

Sabriati menegaskan, solusi yang terbaik ialah dengan menerapkan sistem pendidikan integral, antara rumah, sekolah dan lingkungan.

Karenanya, Sabriati mengutarakan pentingnya keterlibatan pemerintah dalam memastikan terbangunnya pola tersebut dengan melandaskan gerakannya pada semangat kebersamaan.

"Pemimpin yang memiliki konsen yang baik bidang pendidikan mampu mengentaskan masalah tersebut, tentu dengan melibatkan semua unsur dengan semangat kebersamaan. Insya Allah kita bersama-sama," kata istri Cagub Cawagub Sulsel Aziz Qahhar Mudzakkar ini.



Sabriati menjelaskan, integral berarti menyeluruh atau terpadu. Dengan demikian, terang dia, sekolah integral berarti sekolah yang pengelolaannya melibatkan komponen pendidikan secara menyeluruh dan terpadu dengan beragam komponen pendidikan yang meliputinya.

"Menyelengggarakan pendidikan integral merupakan pekerjaan yang tidak ringan, karena itu dibutuhkan kesadaran kolektif untuk bersama mencerdaskan kehidupan bangsa khususnya di Sulsel ini," kata Sabriati yang menyelasikan studi doktornya di bidang pendidikan ini.

Diketahui, Cawagub Sulsel Aziz Qahhar juga memiliki concern terhadap pendidikan. Aziz meraih gelar doktor di bidang pendidikan dengan disertasi berjudul "Konsep Pendidikan Jiwa dalam Persfektif Hamka dan Aplikasinya dalam Membangun Jiwa Bangsa". (ybh/ssf)
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()