ads here

Sabriati Aziz Soroti Dinamika Pendidikan Anak di Era Digital

advertise here

LUWU - Anggota Dewan Presidium Badan Musyawarah Organisasi Islam Wanita Indonesia (BMOWI), Dr Sabriati Aziz, M.Pd.I menyoroti tantangan dan dinamia pendidikan anak di era digital.

Menurut Sabriati, di era digital saat ini, orangtua menghadapi kenyataan yakni teknologi yang terus mengalami perubahan yang sangat massif. Sementara di sisi yang lain, ada kegagapan yang dialami para orangtua.

"Kenyataan ini harus kita hadapi. Saatnya kita melek media teknologi. Orangtua gak boleh gaptek," katanya saat menjadi narasumber dalam acara seminar parenting digelar TKIT Robbani di Kecamatan Nuha, Soroako, Luwu Timur, Senin (21/08/2017).

Acara yang mengangkat tema "Mendidik Anak Sholeh/ah di Era Digital" ini digelar di Aula Kantor Camat Nuha yang dipadati sedikitnya 100 hadirin. Peserta semua perempuan yang terdiri dari guru-guru TKIT Robbani dan masyarakat umum.                      

Istri Cawagub Sulsel Aziz Qahhar Mudzakkar pasangan Nurdin Halid, ini mengingatkan bahwa perkembangan teknologi saat ini berdampak sangat massif. Tidak saja di kota-kota besar, gempuran teknologi bahkan telah memasuki kamar tidur anak-anak kita.

Karenanya, Sabriati mengingatkan agar interaksi orangtua dengan anak harus tetap rutin dilakukan sesibuk apapun kita. Sebab dengan komunikasi yang terbangun baik akan menihilkan potensi paparan negatif teknologi terutama gadget.

"Kita perlu mengembangkan dan menghidupkan kurikulum pendidikan adab," kata peraih doktor yang disertasinya mengangkat masalah kurikulum Pendidikan Adab bagi keluarga Muslim ini.

Sabriati mengungkap, saatnya keluarga muslim memiliki kurikulum pendidikan yang baku dalam mendidik anggota keluarganya. Terlebih ibu atau keluarga adalah sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Dia menandaskan, selain kurangnya pemahaman orang tua, ketiadaan kurikulum pendidikan yang baku disebutkan menjadi salah satu faktor hilangnya ruh pendidikan dalam sebuah keluarga Muslim. (ybh/kks)
Advertisement
BERIKAN KOMENTAR ()